KASUS OSAMA BIN LADEN DILIHAT DARI SUDUT PANDANG HAM (Hak Asasi Manusia)


Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai hak yang melekat (inheren) pada diri manusia demi harkat dan martabatnya merupakan suatu pengertian yang digali, ditemukan dan dikembangkan dari nilai-nilai agama dan moral, serta pengalaman hidup manusia itu sendiri yang melahirkan kesadaran moral dan akal sehat. Menurut John Locke tiga hak-hak dasar, yakni hak hidup, hak atas kebebasan, dan hak milik sangat vital bagi kehidupan manusia dan perkembangan masyarakat.

Hak atas kebebasan dan kesetaraan itu mengandung makna, bahwa manusia itu lahir bukan untuk diperbudak atau diperintah. Ketika manusia memasuki kehidupan bermasyarakat dan bernegara, maka kebebasan itu bisa saja dibatasi atau dikurangi oleh hukum positif. Namun pembuatan dan pemberlakuan hukum yang akan membatasi kebebasan itu harus didasarkan pada persetujuan rakyat. hak milik. Tuhan  memberikan dunia ini untuk dikembangkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Sesuai hak dasar tersebut dikaitkan dengan kasus pembunuhan osama bin laden sudah tidak ada rasanya HAM dalam pembunuhan itu karena dalam pembunuhan tersebut osama dibunuh secara cepat, tepat sesuai rencana padahal dalam hak hidup dijelaskan bahwa hanya tuhan yang mempunyai wewenang untuk mengakhiri hak hidup manusia dengan cara mematikannya. dan dalam pembunuhan tersebut juga terbunuh tiga pria (termasuk salah satu putra osama) dan seorang perempuan yang masih diduga salah satu istri osama dalam peristiwa pembunuhan tersebut, orang yang belum tentu  bersalah terkait dalam  masalah osama sebagai teroris  itu ikut serta terbunuh dalam kejadian pembunuhan tragis yang dibunuh secara tidak wajar.

Selain itu pula jasad osama yang sudah terbunuh dimakamkan secara tidak wajar karena jasad pemimpin Al Qaeda itu dimakamkan dengan ditenggelamkan di Laut Arab Utara. Meskipun proses pemakamanya sudah menurut syariat islam yakni dimandikan, dikafani dan disholatkan namun pemakamanya tidak dimakamkan di tanah. karena pemakaman osama di laut sangat bertentangan dengan hukum islam, nilai-nilai agama dan adab kemanusiaan menurut Sheikh Ahmed al-Tayeb, imam besar al-Azhar, kairo.

Seorang ulama Lebanon, Omar Bakri Mohammed dalam pemakaman itu mengatakan bangsa AS sengaja menghina umat islam karena yang dilakukan oleh AS terhadap jenazah Osama merupakan sebuah kesalahan fatal. Oleh karena itu meskipun osama adalah seorang teroris tapi dia juga tetap manusia ciptaan tuhan dia memiliki hak hidup, Itu berarti menurut hukum kodrati tiap-tiap manusia itu bebas dan mempunyai kedudukan setara satu sama lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: